Tentang Kami
Komite
Nusron Wahid (Menteri ATR/Kepala BPN)
Ketua
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid, S.S., M.Si., merupakan tokoh yang memiliki latar belakang kuat di bidang politik, agama, dan organisasi kemasyarakatan. Pria kelahran 12 Oktober 1973 ini memulai mimpi besarnya...
Detail Pejabat
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid, S.S., M.Si., merupakan tokoh yang memiliki latar belakang kuat di bidang politik, agama, dan organisasi kemasyarakatan. Pria kelahran 12 Oktober 1973 ini memulai mimpi besarnya untuk membangun Indonesia dari sebuah daerah yang disebut sebagai Kota Santri yaitu Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kabupaten Kudus dan melanjutkan pendidikan tingginya di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia. Dalam masa perkuliahannya, ia aktif dalam berbagai organisasi diantaranya Senat Mahasiswa, serta menjadi Ketua Majalah Kampus Suara Mahasiswa UI dan turut mendirikan Forum Ilmiah Kajian Islam. Nusron kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Fakultas Ekonomi dan
Manajemen, Institut Pertanian Bogor dan mendapatkan gelar Magister pada tahun 2011.
Nusron memulai karirnya di bidang politik pada 2004. Ia dipilih oleh rakyat untuk mengemban amanah sebagai Anggota DPR RI dari Partai Golongan Karya. Pada periode 2014-2019, Nusron menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
Nusron baru-baru ini atau pada 2024, ditetapkan menjadi Ketua Pansus DPR RI terkait Penyelenggaraan Haji Tahun 2024. Ia secara tegas memberikan rekomendasi untuk dilakukan revisi terhadap UU Nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh dan UU Nomor 34 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.
Nusron memiliki pengalaman yang luas pada organisasi keagamaan. Tahun 2011-2016, ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, organisasi pemuda di bawah naungan organisasi agama Islam di Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU). Kemudian pada tahun 2022-2024, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU).
Detail Pejabat
Purbaya Yudhi Sadewa lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 7 Juli 1964. Ia menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan mengambil Teknik Elektro, sebelum kemudian memperluas minat dan keahliannya ke bidang ekonomi.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di ITB, Purbaya melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia meraih gelar Master of Science (M.Sc.) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University. Latar belakang teknik dan ekonomi tersebut membentuk pendekatan analitisnya yang kuat dalam kebijakan ekonomi dan keuangan.
Karier profesional Purbaya diawali di sektor swasta sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA pada periode 1989–1994. Setelah itu, ia beralih ke dunia riset dan keuangan, antara lain sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute, Direktur Utama PT Danareksa Securities, serta Chief Economist Danareksa Group.
Pengalaman panjang di sektor keuangan membawanya ke dunia pemerintahan. Purbaya pernah dipercaya mengisi berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Deputi Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Pada September 2020, ia diangkat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan menjabat hingga 2025, dengan peran penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.
Pada 8 September 2025, Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia, menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Penunjukan ini menandai puncak perjalanan kariernya sebagai ekonom yang berpengalaman di sektor swasta, riset, dan pemerintahan, serta dipercaya mengelola kebijakan fiskal nasional di era baru pemerintahan.
Detail Pejabat
Dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana lahir di Bandung, 17 Juni 1967. Menyelesaikan Pendidikan Sarjana Teknik Geodesi di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1992, serta memperoleh gelar Magister pada Royal Melbourne Institute Of Tech dengan jurusan Land Data Management di tahun 1999. Selain menyelesaikan Pendidikan formal, suyus Windayana juga beberapa kali mengikuti Pendidikan dan pelatihan antara lain Mediator pada tahu 2013, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Angkatan II pada tahun 2013, serta Pengadaan Tanah Tingkat II pada 2015.
Memulai karier di Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional sejak tahun 1993. Pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangkan Sistem, Data dan informasi Pertanahan (2006-2013), Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung (2013-2016), serta Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (2016-2019). Pada Juli 2019 dilantik sebagai Direktur Jenderal Hubungan Hukum Keagrariaan, serta tanggal 13 Juli 2020 ditetapkan sebagai Direktur Jendral Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah.
Dewan Pengawas
Detail Pejabat
Embun Sari lahir di Medan pada 18 April 1969. Ia juga merupakan Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) Kementerian ATR/BPN.
Embun Sari meraih gelar sarjana Teknik Geodesi dari Universitas Gadjah Mada pada 1993, Ilmu Hukum dari Universitas Pembangunan Panca Budi pada 2017, Magister Sains dari Universitas Indonesia pada 2005, dan menyelesaikan Magister Ilmu Hukum dari Unviersitas Jayabaya pada 2009.
Embun memulai karir di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional pada 1995. Ia pernah menjabat Sekretaris Direktorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan pada Direktorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan pada 2017, Direktur Pengukuran dan Pemetaan Kadastral pada Direktorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan pada 2019, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah pada 2020.
Kemudian pada 5 Agustus 2021, Embun Sari dipercaya sebagai Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan hingga saat ini.
Detail Pejabat
Iwan lahir di Bandung, 10 Juni 1968. Ia mengenyam pendidikan dari Sekolah Dasar (SD) hingga Strata 2 di Bandung.
Iwan merupakan lulusan Teknik Mesin di Institut Teknologi Bandung (ITB). Usai menyelesaikan pendidikannya, Iwan kemudian melanjutkan kuliahnya di kampus yang sama pada 1992 pada jurusan Manajemen.
Usai lulus pada 1994, Iwan memulai karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan di tahun 1995. Empat tahun berselang, Iwan dipercaya sebagai Kepala Seksi Peraturan PPN II. Karir Iwan di DJP terus meroket. Pada 2013, ia dipercaya sebagai Direktur Teknologi Informasi Perpajakan. Hingga delapan tahun berselang, Iwan diangkat sebagai Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak.
Tensa Nurdiyani
Sekretaris Dewas
Tensa Nurdiyani lahir pada tahun 1971. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Geodesi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada tahun 1994. Kemudian, ia meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Islam Jakarta pada tahun 2013, serta gelar profesi Insinyur dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2024...
Detail Pejabat
Tensa Nurdiyani lahir pada tahun 1971. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Geodesi di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada tahun 1994. Kemudian, ia meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Islam Jakarta pada tahun 2013, serta gelar profesi Insinyur dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2024.Kariernya dimulai pada tahun 1998 sebagai pegawai di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Program dan Hukum di Direktorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan sejak Maret 2017 hingga November 2020. Setelah itu, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Program dan Hukum di Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang dari November 2020 hingga Agustus 2021. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Surakarta sejak Agustus 2021 hingga Oktober 2024. Pada bulan Oktober 2024, Tensa Nurdiyani diangkat menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan.
Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Program dan Hukum di Direktorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan sejak Maret 2017 hingga November 2020. Setelah itu, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Program dan Hukum di Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang dari November 2020 hingga Agustus 2021. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Surakarta sejak Agustus 2021 hingga Oktober 2024. Pada bulan Oktober 2024, Tensa Nurdiyani diangkat menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan.
Badan Pelaksana
Detail Pejabat
Hakiki Sudrajat lahir di Bandung, 11 September 1968, beliau mengenyam pendidikan di Universitas Padjadjaran Bandung dengan menyandang gelar sebagai Sarjana Fakultas Peternakan 1991. Melanjutnya pendidikan beliau pada Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jurusan Wijawiyata Manajemen (MBA Program) dan lulus pada tahun 1993.
Hakiki Sudrajat memulai karirnya sebagai Assistant Manager di PARA Group pada tahun 1994. Pada tahun 2000, beliau menjabat sebagai Senior Manager di Kiani Wirudha – BPN (IBRA). Pada tahun 2001 beliau menjabat sebagai VP Investment Banking di AAA Securites, selanjutnya pada tahun 2017 beliau menjabat sebagai President Director PT. Perumnas IIDA Group. Setelah itu, dipercaya menjadi Deputi Pengembangan Usaha dan Keuangan Badan Bank Tanah dan dilantik pada Desember 2021.
Detail Pejabat
Perdananto Aribowo lahir di Wonosobo, 27 Desember 1962, beliau mengenyam pendidikan di Yogyakarta Universitas Negeri Gajahmada Jurusan Teknik Geodesi dan lulus pada tahun 1988. Melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Gajahmada Jurusan Ilmu Komputer lulus pada tahun 2009.
Perdananto Aribowo memulai karirnya sebagai Pj. Kepala Seksi Pengukuran pada Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Tengah dan telah berakhir pada tahun 1994. Kemudian, beliau menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Prov. Kepulauan Riau tamat pada tahun 2014, lanjut beliau menjadi Direktur Pengukuran dan Pemetaan Kadastral tamat pada tahun 2016. Lebih lanjut, beliau menjadi Kepala Kantor Wilayah BPN Prov. DIY dan telah selesai pada tahun 2016. Beliau selanjutnya menjadi Direktur Survey dan Pemetaan Tematik tamat pada tahun 2017 selanjutnya menjadi Direktur Penilaian Tanah pada tahun 2019. Lebih lanjut, beliau menjadi Direktur Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan dan telah selesai pada tahun 2020. Setelah itu, dipercaya menjadi Deputi Perencanaan dan Strategis Badan Bank Tanah pada tahun 2021.
Detail Pejabat
Hakiki Sudrajat lahir di Bandung, 11 September 1968, beliau mengenyam pendidikan di Universitas Padjadjaran Bandung dengan menyandang gelar sebagai Sarjana Fakultas Peternakan 1991. Melanjutnya pendidikan beliau pada Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jurusan Wijawiyata Manajemen (MBA Program) dan lulus pada tahun 1993.
Hakiki Sudrajat memulai karirnya sebagai Assistant Manager di PARA Group pada tahun 1994. Pada tahun 2000, beliau menjabat sebagai Senior Manager di Kiani Wirudha – BPN (IBRA). Pada tahun 2001 beliau menjabat sebagai VP Investment Banking di AAA Securites, selanjutnya pada tahun 2017 beliau menjabat sebagai President Director PT. Perumnas IIDA Group. Setelah itu, dipercaya menjadi Deputi Pengembangan Usaha dan Keuangan Badan Bank Tanah dan dilantik pada Desember 2021.
